Sen. Jul 13th, 2020

Awal 2020, Desa Pulau Panggung Banjir

MUSI RAWAS- Pada awal tahun baru 2020, banjir menerjang Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi. Banjir tersebut akibat meluapnya air Sungai Musi sejak Kamis (2/1) yang mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Berdasarkan data yang diperoleh ada 46 rumah yang terendam, akibat banjir tersebut warga langsung mengevakuasi barang-barang ke tempat aman lantaran rumahnya tergenang. Dan warga yang rumahnya terendam pun mengungsi ke rumah tetangga.

Salah seorang warga setempat, Roi (30)  mengatakan saat ini, warga sudah pada mengungsi ke tempat-tempat yang dirasa lebih aman.

“Saat ini warga khawatir air semakin meninggi, karena hujan terus turun,” kata Roi kepada awak media, Jumat (3/1).

Namun hingga saat ini, Roi mengakui belum ada petugas yang turun untuk membantu mengevakuasi warga yang kebanjiran. Dan belum ada bantuan dari pihak terkait.

“Kami  pun berharap pemerintah dapat mengatasi banjir yang kerap melanda lingkungan kami ini. Dan memberikan bantuan untuk warga,” harapnya.

DPRD Kabupaten Mura, Al Imron S. Pd menghimbau kepada dinas terkait untuk meninjau langsung. Sebab, kondisi debit air terus meningkat sehingga melumpuhkan aktivitas bahkan perekonomian masyarakat.

“Sudah dua hari sejumlah rumah warga terendam banjir, jelas perekonomian masyarakat lumpuh total,” kata Al Imron.

Dirinya meminta jika ada bantuan untuk segera diturunkan, karena  masyarakat tidak ada pemasukan perekonomian bahkan terancam sakit.

“Tidak hanya itu saja, bahkan ada salah satu bagian dapur rumah warga yang terbawak arus,” ucap Imron sapaannya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk terus bersabar dan mengurangi aktivitas dalam air supaya tidak mudah terserang penyakit.

“Anak dan cucung e, terus diawasi. Terutama aktivitas di air,karena kita tidak tahu khawatir nanti air deras dan kabal terputus,” imbau Imron dengan nada daerahnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura, Paisol saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan dari warga dan petugasnya akan melakukan pendataan serta pengecekan terhadap korban banjir.

“Kita akan berkoordinasi dulu dengan Dinsos, serta camat untuk proses bantuan selanjutnya,” jelas Paisol. (dlt)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: