Ming. Jul 12th, 2020

Sex Toys yang Dikirim ke Palembang Berasal dari Cina

*Modus Dikemas dalam Botol Minuman Keras

PALEMBANG – Guna mengelabui petugas yang berwenang sejumlah alat bantu sex diamankan oleh bea cukai dalam pemusnaan barang-barang ilegal di kantor Bea Cukai Palembang, Rabu (4/12/2019)

Kepala Wilayah Bea Cukai Sumbagtim (Sumatera Bagian Timur) Dwijoyono Muryono mengatakan bawah barang tersebut di dapan dari barang pembelian konsumen yang dikirimkan melalui pos dari negeri China

“Barang seperti Sex toys didapat melalui jasa pengiriman yang dikirim dari China,”ujarnya saat ditemui ditempat

Ia menambahkan barang tersebut dilarang masuk karena sudah ketentuan undang-undang untuk tidak dikonsumsi masyarakat bahkan bisa jadi penerima dapat ditetapkan sebagai tersangka.

“Kebanyakan yang kami dapati ialah hanya barangnya saja yang masuk. Tapi ketika sampe tidak ada pemiliknya yang datang untuk mengambil. Bila datang ya bisa jadi dia kita jadikan tersangka,”tegas Dwijoyono Muryono

Dari pengaman Kanwil DJBC dan KPPPBC TMP B Palembang setidaknya ada 136 pcs sec toys yang dimusnahkan.

Sebagian pengemasannya berbentuk botol bir minuman, namun jika dibuka di bawahnya baru terlihat dengan jelas alat bantuk sex yang berbentuk alat kemaluan wanita.

Dari pantauan Sripoku.com, sex toys yang diamankan diperuntukan bagi wanita dan pria dalan hal kepuasan seks.

Berbagai bentuk sex toys yang diamankan petugas, salah satunya boneka seks. 

136 sex toys disita Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Sumatera Bagian Timur. Selain itu terdapat pula beberapa jenis barang lainnya.

Alat-alat seks yang disita ada boneka seks, vibrator, hingga benda yang menyerupai kelamin pria dan perempuan.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Sripoku.com Rabu (4/12/2019), barang sitaan ini terkumpul sepanjang 2019. Disita lantaran sudah melanggar Undang-undang Cukai No 29=9 tahun 2007.

Selain sex toys, ada juga rokok, tembakau iris, airsoft gun, alat kesehatan, hingga kosmetik. (*)

Sumber: Sripoku.com

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: